Minggu, 22 Maret 2020

Akhir Musim Ini Zlatan Ibrahimovic Akan Hengkang dari AC Milan?

Image
sumber: akurat.co
Dikabarkan Zlatan Ibrahimovic akan hengkang dari AC Milan pada akhir musim ini. Akan hengkangnya Ibrahimovic dari Ac Milan ini pastinya mengancam posisi penyerang di AC Milan, pasalnya Ibrahimovic menjadi penyerang andalah dalam klub tersebut.

Alasan Ibrahimovic keluar dari klub tersebut karena memiliki alasan tersendiri, yakni dirinya tidak senang dengan pemecatan Chief Football Officer (CFO) Zvonimir Boban pada tanggal 7 Maret yang lalu.

Boban kabarnya dipecat usai mengkritik CEO Milan, Ivan Gazidis lantaran beda pendapat untuk menentukan pelatih anyar. Gazidis dilaporkan lebih ingin mendatangkan Ralf Rangnick.

Hal tersebut yang membuat Ibrahimovic diyakini akan pergi pada akhir musim ini. Menurut Sport Mediaset, keputusan itu tidak dapat dibatalkan dan bakal mengejutkan Gazidis.

Melihat situasi ini, Napoli dikabarkan siap menampung Ibrahimovic. Terlebih, Napoli ditukangi Gennaro Gattuso yang merupakan rekan setimnya dulu pada periode pertama Ibrahimovic di Milan.

Ibrahimovic kembali bergabung ke Rossoneri - julukan Milan - dengan kontrak enam bulan. Pria asal Swedia tersebut merapat ke Kota Mode setelah kontraknya habis di LA Galaxy, Desember 2019.

Di periode keduanya di AC Milan, Zlatan Ibrahimovic telah mencetak empat gol dan satu umpan dalam sepuluh pertandingan. Total, ia membukukan 60 gol dan 25 umpan dalam 95 laga.


Sumber: Akurat.co

Rabu, 04 Maret 2020

Yasonna Laloy Dituntut FPI, GNPF Ulama dan PA 212 untuk Mengundurkan Diri

Image result for yasonna laloy
sumber: 
Simada News
Didasari atas kasus suap anggota PDIP Harun Masiku terhadap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Front Pembela Islam (FPI), GNPF Ulama dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 meminta Dewan Pengawas KPK dibubarkan dan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengundurkan diri.

Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin menjelaskan, alasan 3 ormas Islam tersebut mendesak Dewas KPK untuk segera dibubarkan ialah lantaran dianggap terbukti menghambat pemberantasan korupsi. Apalagi menurut mereka Dewas KPK malah menghalang-halanginya.

"Sebagaimana yang terjadi dalam kasus komisioner KPU dan Sekjen PDI Perjuangan," kata Novel dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/1/2020).

Kemudian FPI, GNPF Ulama dan PA 212 memandang kalau pimpinan KPK periode 2019-2023 malah menempatkan posisinya di bawah ketiak penguasa. Mereka mencontohkan KPK menghadap Menteri Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di mana tidak ada kaitannya sama sekali dengan tupoksi KPK.

"Seharusnya KPK datang ke Kementerian Kemaritiman dan Investasi bukan karena dipanggil oleh sang penguasa, tapi dalam rangka penyelidikan dan penyidikan," ujarnya.

Selain itu, tiga ormas Islam tersebut juga mendesak agar Yasonna Laoly mundur dari jabatannya. Hal itu dikarenakan Yasonna Laoly menjadi tim kuasa hukum PDIP dalam kasus korupsi Harun Masiku meskipun Yasonna Laoly mengaku tidak menggunakan kekuatan jabatannya.

"Kami mendesak agar Yasonna Laoly untuk segera meletakkan jabatan karena tidak pantas dan sangat memalukan seorang yang memegang jabatan menteri tampil menjadi pembela dalam kasus mega korupsi," tuturnya.

Mereka mencontohkan kepada pejabat-pejabat Jepang yang meskipun negara tersebut tidak menganut ideologi Pancasila namun ketika sudah terseret kasus korupsi otomatis para pejabat di Jepang langsung mengundurkan diri. Contoh itu diharapkan bisa menjadi cerminan bagi para pejabat Indonesia.

"Sebagai negara yang menganut ideologi Pancasila dan anda anda sangat sering menuduh pihak lain anti Pancasila, maka kami nyatakan perbuatan korupsi anda tersebut adalah sangat bertentangan dengan Pancasila. Bahkan menginjak-injak Pancasila dengan menjadikannya sebagai alat pemukul lawan politik dan membungkus perlaku koruptif yang anda lakukan," pungkasnya.


Sumber: Ayosemarang.com

Petugas KPK Disangka Penculik Saat Lakukan Penindakan di Jember

Image result for ali fikri kpk
sumber: 
Di daerah Jember tiga petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat diduga sebagai seorang penculik. Insiden tersebut juga sudah dikonfirmasi oleh Ali Fikri sang Juru Bicara Plt KPK.

Terkait adanya tindak pidana korupsi berupa suap yang dilaporkan oleh masyarakat, para petugas KPK tersebut pun langsung melakukan kegiatan penindakan makanya para petugas diduga sebagai penculik, ujar Ali.


"Di Jember memang benar ya, benar kan bahwa ada petugas KPK yang saat itu sedang menjalankan tugas menindaklanjuti informasi dari masyarakat mengenai dugaan adanya tindak pidana korupsi suap," kata Ali di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Kemudian, kata Ali, dalam proses itu terjadi dinamika di lapangan dengan warga setempat.

Atas insiden itu, lanjut Ali, pihak KPK langsung meminta bantuan Polres Jember guna memberikan pemahaman kepada masyarakat Jember.

"Lalu kemudian kita atau kami meminta bantuan dari Polres Jember dan alhamdulillah kemudian bisa diselesaikan dengan baik oleh Pak Kapolres sehingga selesai dan kemudian melanjutkan kegiatan selanjutnya ataupun kepada masyarakay ya yang memiliki informasi dugaan tipikor," jelas dia.

Menurut Ali, KPK tetap menerima laporan seluas luasnya melalui pengaduan masyarakat ataupun melalui call center 198.

"Tentunya akan diverifikasi lebih lanjut oleh tim utk laporan dr masyarakat tersebut," tandas Ali.

Sebelumnya, sebanyak tiga anggota tim penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat digelandang ke kantor polisi saat sedang menyelidiki sebuah kasus di daerah Desa Sukowono, Jember, Jawa Timur. Tiga anggota KPK itu dibawa warga ke Mapolsek Sukowono.

Warga daerah tersebut mengira tiga anggota KPK itu adalah penculik. Kejadian itu diamini Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron. Menurut Ghufron, kejadian tersebut terjadi pada pertengahan Februari 2020.

"Itu sudah kejadian lama, sudah sekitar dua minggu lalu," kata Ghufron saat menghadiri sebuah acara di JS Luwansa Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2020).


Sumber: Akurat.co

Kamis, 20 Februari 2020

Laga Persahabatan Persib VS Persis Solo Dinikmati Presiden Jokowi

sumber: 
CNN Indonesia
Dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (15/2/2020), Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan melakukan penanaman pohon porang, buah-buahan, hingga vetiver dengan sistem agroforestri bersama masyarakat setempat di Desa Jatisrono, Kabupaten Wonogiri.


Selain itu, berdasarkan keterangan Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Jokowi akan meresmikan renovasi dan pengembangan Stadion Manahan, Solo.

Setelah acara peresmian, Jokowi juga akan menyaksikan laga persahabatan antara Persib Bandung melawan Persis Solo. Untuk diketahui, Stadion Manahan direnovasi sejak Agustus 2018. 

Stadion Manahan merupakan satu dari enam stadion yang telah dipilih oleh FIFA sebagai tempat perhelatan pertandingan Piala Dunia FIFA U-20 2021. Setelah renovasi Stadion Manahan Solo dapat menampung 20 ribu penonton.


Sumber: Ayosemarang.com

Rabu, 19 Februari 2020

Tanggul Sungai Piji Jebol Sepanjang 15 Meter, Rumah Warga Jadi Banjir


Sepanjang kurang lebih 15 meter, tanggul kiri Sungai Piji yang berada di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah jebol yang mengakibatkan air sungai yang membanjiri permukiman warga dengan ketinggian yang beragam. Air Sungai Piji yang meluap dikatakan oleh Kepala Desa Kesambi,Kecamatan Mejobo, Mokhamad Masri  mengatakan air meluap pada hari Kamis (20/2/2020) sekitar pukul 06.00 WIB.

Pemantauan debit air sungai dilakukan sejak Rabu (19/2) malam, namun kondisinya cukup aman, hingga Kamis (20/2) pukul 06.00 WIB debit airnya mulai meningkat dan mengakibatkan Tanggul sungai jebol sepanjang 15 meteran, ditambah Tanggul yang rusak sebelumnya total mencapai 25 meteran.

Akibatnya, lanjut dia, pemukiman warga juga tergenang Banjir dengan ketinggian bervariasi.

Ketinggian genangan air di halaman rumah warga diperkirakan mencapai 1,3 meteran, sedangkan di dalam rumah bisa mencapai 50 sentimeteran.

Pemukiman warga yang terdampak tersebar di RT 1 dan RT 2 di RW V dengan jumlah rumah sekitar 200-an rumah.

"Sebagian warga ada yang mengungsi di tempat ibadah dan sebagian masih ada yang bertahan sambil melihat ketinggian genangan Banjir," ujarnya.

Pemerintah Desa Kesambi, lanjut dia, langsung bergerak cepat dengan melakukan evakuasi terhadap warga yang sakit maupun lanjut usia ke tempat yang lebih aman.

Faizi, salah seorang warga Desa Kesambi, mengungkapkan Tanggul jebol sekitar pukul 07.00 WIB karena saat kejadian banyak warga yang siaga di lokasi.

Banjir kali ini dianggap yang paling parah dibandingkan Banjir sebelumnya hanya menggenangi pekarangan rumah, namun saat ini hingga menggenangi pemukiman warga.

Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama warga dan personel Polsek Mejobo tengah membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat di jembatan tiga kesambi.

Pada 12 Januari 2020, desa setempat juga mengalami Banjir akibat jebolnya Tanggul kanan Sungai Piji dengan panjang mencapai 35 meteran.


Tercatat ada 72 rumah warga yang tergenang Banjir dengan ketinggian bervariasi, namun Banjir cepat surut seiring mulai menurunnya debit air sungai setempat.


Sumber: Akurat.co

Minggu, 09 Februari 2020

Gatot Trihargo Beri Sinyal Kemungkinan Adanya Pergantian Direksi dan Komisaris

sumber: CDN Cowas JP
Sebelum Bank BNI menggelar RUPSLB ini sudah terlebih dahulu Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara yang menggelar RUPSLB tersebut. Achmad Baiquni sebelumnya diangkat dalam RUPS BNI pada 17 Maret 2015 dan mendapat persetujuan dari OJK pada 16 April 2015.

Hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) adalah susunan direksi dari Bank BNI dirubah, adapun perubahan tersebut nama Achmad Baiquni masih bertengker menjadi Direktur Utama untuk Bank BNI.

Selain itu, RUPSLB juga memutuskan pergantian satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan.

Lahir tahun 1957, Baiquni memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S1) dari Universitas Padjadjaran dan Sarjana (S2) dari Business Management, Asian Institute of Management, Makati, Filipina.

Sebelumnya Achmad Baiquni menjabat sebagai Direktur Keuangan BRI (2010 - 2015), Direktur Bisnis Usaha Kecil Menengah dan Syariah BNI (2008-2010), Direktur Korporasi BNI (2006 - 2008) dan Direktur Konsumer BNI (2003-2006).

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo sebelumnya sudah memberi sinyal kemungkinan ada pergantian direksi dan komisaris pada BBNI.

"[BNI] Kemungkinan ada perubahan pengurus. Direksi dan Komisaris," kata Gatot di Menara BTN, Kamis (29/8/2019).

Menurut Gatot, Komisaris baru BTN Marwanto juga dipindahkan dari BNI sehingga ada posisi kosong dari jajaran Komisaris di BNI.

Adapun susunan direksi Bank BNI yang dirombak adalah sebagai berikut:

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi

Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah

Sumber: Cnbcindonesia.com

Perombakan Jabatan Direktur BNI, Mayoritas Wajah Lama Bertahan

sumber: Medcom.id
Membahas tentang pagelaran Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang sudah digelar oleh Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara. Untuk saatnya giliran PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) yang mengadakan RUPSLB tersebut.

Terlihat bahwa dalam RUPSLB Bank BNI tersebut mendapat perubahan susunan direksi dan juga komisaris perseroan. Namun, nama Achmad Baiquni nampaknya tidak terkena perubahan tersebut. Achmad Baiquni masih menduduki posisinya yang mana kala itu menjabat sebagai Direktur Utama untuk Bank BNI hingga sekarang.

"Kemudian (RUPSLB) memberhentikan dengan hormat saudara Catur Budi Harto dari jabatan sebagai direktur bisnis usaha mikro kecil dan menengah," kata Direktur Keuangan BNI Ario Bimo yang baru saja diangkat, di Jakarta, Jumat (30/8/2019). 

Adapun pergantian susunan pejabat BNI ialah, satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan.

Berikut jajaran direksi BNI setelah RUPSLB:

Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah

Sementara itu di jajaran komisaris ada pergantian Marwanto Harjowiryono yang dipindahkan menjadi Komisaris Bank BTN, digantikan oleh Askolani, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan. Sebelumnya Askolani adalah Komisaris Bank Mandiri yang digantikan oleh Rionald Silaban, dari Kementerian Keuangan.
Sumber: Finance.detik.com