Minggu, 27 September 2020

Vitamin C dan Teh Tak Bisa Meningkatkan Kekebalan Tubuh, Ini Faktanya

 

Google.com

Kekebalan tubuh, selama ini masih keliru dipahami. Bahkan Vitamin C hingga teh dipercaya bisa meningkatkan kekebalan tubuh secara tunggal.

"Tidak ada obat khusus atau pun vitamin tunggal yang telah terbukti meningkatkan sistem kekebalan seseorang," kata dr Robert Mordkin MD, kepala petugas medis untuk perusahaan pengujian LetsGetChecked pada Bustle.

Berikut beberapa nutrisi yang sebelumnya disebut meningkatkan kekebalan tubuh, namun begini faktanya.

 

1. Vitamin C

Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Nutrients pada tahun 2017 mencatat bahwa vitamin C membantu membunuh mikroba hingga membersihkan sel kekebalan yang telah terpakai. Namun, mengonsumsi vitamin C dosis tinggi tidak memiliki keuntungan signifikan saat terkena flu.

Menurut para peneliti, mengonsumsi vitamin C secara teratur dengan dosis normal lebih bermanfaat daripada mengonsumsi banyak dalam sekali waktu.

 

2. Mulitivitamin

Multivitamin atau kandungan berbagai vitamin memang bermanfaat. Namun, Harvard Health menyatakan, multivitamin tidak memberikan perbedaan signifikan pada kekebalan tubuh, kecuali jika Anda mengalami kekurangan gizi.

 

3. Minum Teh

Satu studi yang diterbitkan pada tahun 2011 di Immunology Letters menemukan, polifenol yang ditemukan dalam teh hijau dapat membantu sel-T pada tikus, tetapi tidak jelas apakah hasil ini juga berlaku pada manusia.

“Tidak perlu membeli minuman mahal yang berlabel penambah kekebalan, air biasa lebih baik" kata Christina Belitsky M.S. RPA-C kepada Bustle.

 

Sumber: ayobandung.com

Jadwal Sholat Wilayah Bandung Bulan 28 September 2020

 

Google.com

Ibadah salat lima waktu merupakan ibadah yang diwajibkan oleh Allah SWT kepada setiap muslim. Rukun Islam yang kedua ini memiliki keutamaan lebih jika dilaksanakan di awal waktu.

Diketahui dari situs Kementerian Agama (Kemenag), sebagai panduan untuk bisa menunaikan salat tepat waktu, berikut jadwal salat untuk wilayah Kota Bandung dan sekitarnya pada Senin (28/9/2020):

Subuh: 04.18 WIB

Duha: 05.36 WIB

Zuhur: 11.40 WIB

Asar: 14.49 WIB

Magrib: 17.45 WIB

Isya: 18.54 WIB

 

Sumber: ayobandung.com

Rabu, 23 September 2020

Berlangsung Ricuh, Ratusan Mahasiswa Terluka Saat Demo Tolak UU KPK

 

Google.com

Satu tahun lalu, tepatnya 24 September 2019, ribuan massa melakukan demonstrasi besar-besaran dalam rangka memprotes rancangan UU KPK dan sejumlah perundangan lainnya di depan Gedung Sate dan gedung DPRD Jawa Barat. Ini merupakan hari kedua demonstrasi yang berujung rusuh. Ratusan mahasiswa dilaporkan terluka.

 

Massa jebol pagar besi DPRD Jabar

Berdasarkan pernyataan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pasundan Limas Kuswandi, aksi diikuti lebih dari 1.500 mahasiswa yang berasal dari 25 universitas di Bandung. Dalam aksinya, massa menjebol pagar besi gedung DPRD Jawa Barat sehingga polisi terpaksa menembakan gas air mata untuk meredam mereka.

Namun, massa membalasnya dengan lemparan batu dan barang lainnya. Massa aksi lalu berpencar ke segala arah, hingga terbagi menjadi beberapa bagian.

Massa yang menggelar aksi merangsek masuk ke Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Selasa (24/9/2019). 

Ratusan anggota polisi dan TNI berjaga di sekitar lokasi unjuk rasa dengan memakai peralatan lengkap. Kendaraan water cannon, ambulans, dan mobil polisi ikut bersiaga.

 

113 Mahasiswa Terluka

Berdasarkan laporan Ayobandung.com dari lapangan, sebanyak 113 mahasiswa yang terlibat demonstrasi  menjadi korban. Mereka mendapatkan perawatan di Universitas Islam Bandung (Unisba) dan tujuh di antaranya dilarikan ke rumah sakit seperti RS Hasan Sadikin, RS Sariningsih, RS Halmahera, dan RS Boromeus Bandung.

"Ya ada 113 orang, yang masuk rumah 7 orang. (Masuk RS) Ada yang kepalanya bocor, ada sesak nafas, tangannya patah, kaki bengkak," ungkap Wakil Presiden Mahasiswa Unisba Sulton Arief Mauludi.

 

Mediasi massa dan DPRD Jabar

Menjelang malam, aksi demonstrasi itu berbuah hasil. Tiga orang anggota DPRD Jabar sebagai perwakilan bersepakat menandatangani perjanjian mengenai sejumlah tuntutan yang dikemukakan mahasiswa.

Aksi tantangan surat perjanjian tersebut dilakukan di depan area Gedung Sate. Selepas magrib, ribuan massa aksi yang sempat beristirahat kembali memadati area antara Gedung Sate dan Gedung DPRD Jabar yang dipisahkan barikade.

TNI kemudian mempertemukan mahasiswa dengan perwakilan anggota dewan yang kemudian disambut sorak sorai.

Anggota DPRD Jabar dari Fraksi PAN Hasbullah Rahmad mengatakan, sejumlah RUU termasuk revisi KUHP telah ditunda pengesahannya oleh DPR RI dan hal tersebut menunjukan aspirasi mahasiswa yang melakukan aksi di berbagai daerah di Indonesia telah didengar.

Sementara, pihaknya mengatakan hanya dapat menunggu keputusan Presiden RI terkait UU KPK.

 

Tuntutan Mahasiswa

Setelah melalui sesi diskusi, koordinator aksi, Alaudin Adzadsyah kemudian menuliskan tuntutan mahasiswa dalam selembar kertas yang langsung ditandatangani dan dibacakan oleh perwakilan dewan.

Isinya meminta pembatalan terhadap sejumlah peraturan meliputi RKUHP, RUU KPK, RUU Pertahanan, dan RUU Ketenagakerjaan. Selain itu, tuntutan tersebut juga meminta percepatan pengesahan RUU PKS.

 

TNI dan Mahasiswa Salat Bersama

Sebelumnya, aksi demonstrasi yang berlangsung sejak sekitar pukul 11.00 WIB tersebut sempat memanas. Beberapa mahasiswa sempat dibawa kembali ke Kampus Unisba untuk mendapat perawatan medis.

Namun, selepas orasi berlangsung, salah seorang perwakilan mahasiswa berinisiatif mengumandangkan ikamah karena waktu Salat Asar telah tiba.

"Bagi yang beragama Muslim, mari bersama-sama kita salat dahulu," ungkapnya.

Hal tersebut diikuti sejumlah mahasiswa lainnya yang menggelar jaket dan pakaian di aspal sebagai alas ibadah.

Salah seorang mahasiswa maju menjadi imam. Dalam saf terdepan, tampak anggota TNI turut mengikuti salat berjemaah tersebut. Mahasiswa dan TNI kemudian saling bersalaman selepas salat.

Massa aksi salat asar bersama dengan TNI di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Selasa (24/9/2019). (Ayobandung.com/Dadan Ramdani/magang)

Tak berselang lama, salah satu perwakilan mahasiswa menyampaikan komando untuk bersama-sama mengheningkan cipta.

"Ini adalah bentuk solidaritas kita sebagai warga negara, terlepas agama, keyakinan dan pandangan politiknya, mari mengheningkan cipta bagi para pahlawan yang telah memperjuangan keadilan," ungkapnya.

Himne mengheningkan cipta kemudian berkumandang.

 

Sumber: ayobandung.com

Dosa Akan Diampuni, Bacaan Salat Duha, Arab, Latin, dan Artinya

 

Google.com

Shalat Dhuha dalam bahasa Indonesia baku ditulis Salat Duha memiliki sejumlah keutamaan jika rutin dilakukan, salah satunya dosa-dosa akan diampuni. Lantas bagaimana niat Salat Duha dan waktu terbaik Salat Duha?

Mengutip buku “Risalah Tuntunan Shalat Lengkap” Drs Moh Rifai (2018), Abu Hurairah ra meriwayatkan sabda Nabi Muhammad SAW dalam hadis, “Siapa saja yang dapat mengerjakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak busa lautan.” (HR Turmudzi).

 

Niat Salat Duha

Niat Salat Duha dilakukan sebelum mengerjakan salat. Niat Salat Duha bisa diucapkan dalam hati maupun dilafalkan.

Adapun lafal niat Salat Duha yaitu.

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatad dhuhā rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku niat salat duha 2 rakaat karena Allah Taala.”

 

Waktu Pelaksanaan Salat Duha

Terdapat 2 waktu yang mengapit waktu duha, yakni ketika matahari terbit sampai tinggi dan ketika seseorang berdiri di tengah bayangannya sampai matahari tergelincir. Agar lebih praktis, kita dapat menggunakan acuan berikut, diawali 15 menit sesudah terbit matahari dan diakhiri 15 menit sebelum waktu zuhur.

Jika kita ingin memilih waktu paling utama, sebaiknya menggunakan hadis ini sebagai rujukan. Al-Qasim asy- Syaibani berkata, "Zaid bin Arqam RA melihat beberapa orang mendirikan Salat Duha". Kemudian Zaid berkata: "Seandainya mereka tahu, Salat Duha setelah waktu ini sebenarnya lebih utama".

Zaid melanjutkan, Rasulullah SAW bersabda, "Shalat awwabin adalah ketika anak unta mulai (merasa) kepanasan (tamradh al-fishal)" (HR Muslim). Awwabin adalah orang-orang yang memilih kembali kepada Allah. Sebagian ulama berpendapat, lantaran pada waktu tamradh al-fishal orang-orang cenderung memilih untuk berteduh/beristirahat.

 

Sumber: ayobandung.com

Terhalang Covid-19, Ritual Panjang Jimat Cirebon Dibatasi

 

Google.com

Kesultanan Kasepuhan Cirebon meniadakan pasar rakyat Muludan. Tradisi Panjang Jimat pada puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pun digelar terbatas.

Covid-19 telah memaksa perubahan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini. Setelah dikeluarkannya kebijakan peniadaan muludan secara terbuka oleh Pemkot Cirebon, Sultan Sepuh XV Pangeran Raja Adipati Luqman Zulkaedin turut mengeluarkan maklumat untuk meniadakan pasar rakyat.

Pasar rakyat lazim digelar sebulan sebelum puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Setiap tahun, sebelum Covid-19 mewabah, area sekitar keraton di 3 kesultanan Cirebon, masing-masing Kasepuhan, Kanoman, dan Kacirebonan, ramai oleh para pedagang musiman.

"Pedagang musiman di Alun-alun Keraton Kasepuhan ditiadakan," kata Sultan Luqman melalui maklumatnya, Selasa (22/9/2020) petang.

Pada tradisi muludan di Cirebon, ritual Panjang Jimat menandai puncaknya yang digelar di masing-masing Keraton.

Sebelum Panjang Jimat, serangkaian ritual lain mendahului, di antaranya Siraman Panjang atau pencucian alat makan seperti piring, mangkuk, hingga guci dan senjata kuno yang akan digunakan kala Panjang Jimat.

Sayang, kali ini ritual yang kerap mengundang antusiasme wisatawan itu pun terpaksa ditiadakan. Kesultanan Kasepuhan mengganti upacara Panjang Jimat secara terbatas.

"Upacara tradisi Panjang Jimat ditiadakan, diganti dengan pembacaan selawat, zikir, doa, dan pembacaan Kitab Barzanji oleh Kaum Masjid Agung, keluarga sultan, abdi dalem, secara terbatas dan mengikuti protokol kesehatan," paparnya.

Tak hanya Panjang Jimat, tradisi Caos atau silaturahmi para wargi dengan sultan pun akan dilaksanakan terbatas. Selain itu, dijanjikan mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang berlaku.

Pembatasan hingga peniadaan agenda budaya di kesultanan Cirebon, diyakinkannya demi mencegah penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit menular Covid-19.

"Ini berdasarkan imbauan dan kebijakan Pemkot Cirebon serta mencegah dan melindungi masyarakat dari penularan Covid-19," tegasnya.

Sekalipun pandemi ini telah mengubah pelaksanaan tradisi di Kesultanan Kasepuhan, dia memastikan destinasi wisata budaya yang dikelola pihaknya, seperti Astana Gunung Jati dan Taman Goa Sunyaragi, tetap terbuka untuk umum. Protokol kesehatan pun berlaku.

Dalam kesempatan itu pula, pihaknya mengajak semua orang untuk menjaga kesehatan dan keselamatan.

"Mari berdoa agar Covid-19 segera berakhir, aamiin," tutupnya.

 

Sumber: ayobandung.com

Angin Kencang Landa Sukabumi, Puluhan Rumah Rusak

 

Google.com

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mengatakan puluhan rumah rusak akibat terjangan angin kencang yang disertai hujan deras, Rabu (23/9/2020).

"Data sementara dari hasil observasi dan pemantauan terhadap peristiwa cuaca ekstrem lebih dari 60 unit rumah rusak diterjang angin kencang," kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami, Rabu (23/9/2020).

Menurutnya, bencana angin kencang ini terjadi di empat kecamatan yakni Cikole, Cibeureum, Gunungpuyuh, dan Warudoyong. Namun, kerusakan rumah paling banyak terjadi di Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole.

Dari hasil pendataan ada 60 rumah yang rusak akibat angin kencang yang tersebar di 10 rukun warga (RW). Mayoritas rumah warga yang rusak akibat bencana ini pada bagian atapnya, tapi tidak ada yang rusak berat apalagi ambruk.

Selain merusak rumah, angin kencang yang disertai hujan deras juga menyebabkan pohon tumbang di Kecamatan Cibeureum tepatnya di Cibeureum Hilir di RT 02/04, lingkungan kantor BPKD di Kecamatan Cikole, Puri Cibeureum RT 04/09 Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibereum.

Kemudian di Jalan R Syamsudin SH, sekitar Kampus UMMI, Jalan Rumah Sakit depan RSUD R Syamsudin SH, Jalan Siliwangi, Kecamatan Cikole. Selanjutnya di Kelurahan Benteng, RT 07/04, Kecamatan Warudoyong, Jl Bhayangkara, Kecamatan Cikole.

Jalan Kenari depan kolam Rengganis, Jalan Pembangunan Selakaso Babakan depan Masjid At-Taubah dan Jalan RA Kosasih, Kecamatan Cikole. Cuaca buru yang terjadi pada Rabu ini juga menyebabkan bencana tanah longsor di Kampung Babakan Jampang, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole.

"Tidak ada korban jiwa pada kejadian ini, namun diperkirakan kerugian cukup besar apalagi kasus pohon tumbang yang tidak hanya menimpa rumah, tetapi mobil pribadi dan dinas serta sepeda motor. Dampak lainnya, akibat pohon tumbang arus kendaraan menjadi terhenti karena melintang di tengah jalan dan merusak jaringan listrik PLN sebab dahannya terkena kabel," tambahnya.

Zulkarnain mengatakan, evakuasi pohon tumbang baru selesai malam dan kemungkinan jumlah bangunan yang rusak kembali bertambah, karena titik kejadian bencana angin kecang ini cukup banyak dan tersebar di berbagai titik.

Proses penanggulangan bencana ini BPBD dibantu petugas dari Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Polrim TNI, Tagana dan sukarelawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi serta relawan lainnya termasuk masyarakat.

 

Sumber: ayobandung.com

Pilkada Serentak 2020, KPU Indramayu Tetapkan 4 Paslon

 

Google.com

KPU Kabupaten Indramayu menetapkan 4 pasangan calon (paslon) yang akan berkontestasi pada Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Indramayu pada 9 Desember mendatang, Rabu (23/9/2020).

Ke-4 paslon itu masing-masing Toto Sucartono-Deis Handika, Nina Agustina Da'i Bachtiar-Lucky Hakim, Daniel Muttaqien-Taufik Hidayat, dan Muhammad Solihin-Ratnawati.

Melalui surat keputusan ihwal penetapan calon bupati dan wakil bupati Indramayu 2020, mereka dinyatakan berhak mengikuti tahapan pelaksanaan pilkada.

Ketua KPU Indramayu Ahmad Toni Fatoni menerangkan, penetapan ke-4 paslon tersebut didasarkan hasil verifikasi dan keabsahan berkas-berkas syarat yang diajukan para 8 individu itu sebelumnya.

"Semua syarat yang diajukan 4 bakal pasangan calon itu sudah kami verifikasi dan sesuai. Sekarang, mereka sudah ditetapkan sebagai pasangan calon," tuturnya.

Setelah ditetapkan sebagai calon bupati dan calon wakil bupati, ke-4 paslon berikutnya akan menentukan urutan masing-masing untuk kontestasi mendatang.

Penentuan nomor urut diagendakan KPU pada Kamis (24/9/2020). Setelah memperoleh 'nomor sakti', mereka akan mulai berkampanye pada 26 September hingga 5 Desember mendatang.

Pada 6-8 Desember, kampanye dihentikan sebab dalam masa tenang. Pemungutan suara pun diagendakan pada 9 Desember 2020.

Lebih jauh pihaknya berharap, setiap paslon dapat bertindak sebagai panutan dalam kontestasi yang fair dan bersih. Di sisi lain, mereka juga diharapkan mampu menggerakkan masyarakat menggunakan hak pilihnya.

"Selama pandemi ini, kami juga mengingatkan para paslon untuk memberi contoh kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," ungkapnya.

 

Sumber: ayobandung.com