Minggu, 04 Oktober 2020

Hari Ini Akan Duguyur Hujan Ringan, Bandung Harus Sedia Payung

 

Google.com

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca Bandung dan sekitarnya akan cerah berawan pada pagi hari. Suhu udara tercatat mencapai 24-27 derajat Celcius, kelembapan udara 70%, dan kecepatan angin 10 km per jam ke arah tenggara.

Cuaca di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya pada Senin (5/10/2020) diprakirakan akan cerah berawan di pagi hari, kemudian hujan dengan intensitas ringan di siang hari, dan berawan pada malam hari.

Pada siang hari, Bandung dan sekitarnya akan diguyur hujandengan intensitas ringan. Suhu udara berkisar 30-28 derajat Celcius, kelembapan udara 50%-80%, dan kecepatan angin 20-10 km per jam ke tenggara.

Cuaca berawan akan terjadi di wilayah Bandung pada malam hingga dini hari. Suhu udara tercatat mencapai 23 derajat Celcius, kelembapan udara 80%-85%, dan kecepatan angin 10 km per jam ke arah tenggara.

 

Sumber: ayobandung.com

Senin 05 Oktober 2020 Jadwal Salat Bandung dan Sekitarnya

 

Google.com

Ibadah salat lima waktu adalah  ibadah yang memang diwajibkan oleh Allah SWT kepada setiap muslim. Rukun Islam yang kedua ini memiliki keutamaan lebih jika dilaksanakan di awal waktu.

Pada Senin (5/10/2020) jadwal salat dapat dari situs Kementerian Agama (Kemenag), Sebagai panduan untuk bisa menunaikan salat tepat waktu, berikut jadwal salat untuk wilayah Kota Bandung dan sekitarnya.

Subuh: 04.17 WIB

Duha: 05.56 WIB

Zuhur: 11.41 WIB

Asar: 14.45 WIB

Magrib: 17.46 WIB

Isya: 18.55 WIB

 

Sumber: ayobandung.com

Jumat, 02 Oktober 2020

Kasus Penularan Corona Sanggar Senam Bekasi Masih Ditelusuri

Google.com


Karena belum bisa dipastikan sebagai sebuah klaster baru. Kasus penularan corona yang terjadi di sanggar senam Bekasi masih ditelusuri. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi dr Alamsyah menjelaskan, definisi sebuah klaster memiliki arti satu kelompok dengan satu kejadian kesehatan yang sama. Sementara yang terjadi di kumpulan senam di Tambun Utara masih dalam proses penelusuran.

“Ini saya mesti cek dulu (informasinya) ke satgas kecamatan. Saya masih di luar kota (jadi belum bisa dipastikan),” kata dr Alamsyah kepada Ayobekasi.net (Ayo Media Network), Sabtu (3/10/2020).

Dia mengungkapkan, penularan Covid-19 bisa terjadi di mana saja, bukan hanya di sebuah tempat olahraga indoor atau komunitas tertentu. Bahkan, penularan di ruang merokok pun terbukti dapat terjadi.

“Kasus di salah satu pabrik kan ada yang seperti itu (penularan di ruang merokok),” ujarnya.

Karena itu, dr Alamsyah meminta pada masyarakat untuk lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan yang ada seperti memakai masker dan menjaga jarak sosial.

“Kami optimistis bisa menekan laju penyebaran Covid-19 dengan didukung kesadaran masyarakat mematuhi prokes (protokol kesehatan),” katanya.

Sementara itu, pengurus RW di Tambun Utara mengaku keberatan jika wilayahnya disebut memiliki klaster penyebaran Covid-19 baru. Hal itu lantaran proses tracing masih berjalan dan hanya satu orang yang positif.

“Belum bisa disebut klaster karena tidak terbukti ada persebaran dari sini. Memang satu orang positif, tapi satu masih suspek,” ujarnya.

“Sekalipun positif, dengan baru dua orang terbukti apakah iya bisa disebut klaster persebaran? Jadi, mohon diluruskan juga,” kata dia.

 

Sumber: ayobandung.com

Liga Utama Inggris: Crystal Palace Siap Hancurkan Chelesa di Stamford Bridge

 

Google.com

Chelsea akan menjamu tim sesama Kota London, Crystal Palace, dalam lanjutan pertandingan Liga Utama Inggris atau Premier League mathcday keempat Sabtu (3/10/2020) mulai puku 18.30 WIB.

Di klasemen sementara The Blues Chelsea berada di peringkat sembilan. Dari tiga pertandingan, pasukan Frank Lampard ini baru sekali menang yaitu saat menjamu Brighton Albion di laga pembuka dengan skor 3-1. Di dua pertandingan berikutnya, Chelsea kalah 0-2 dari Liverpool dan ditahan imbang oleh West Brom 3-3.

Kondisi ini tentu tidak sesuai dengan harapan Lampard. Terlebih Chelsea sudah mendatangkan delapan pemain anyar. Mereka Hakim Ziyech, Timo Werner, Xavier Mbuyamba, Malang Sarr, Ben Chilwell, Thiago Silva, Kai Havertz, dan yang terbaru penjaga gawang Edouard Mendy.

Sementara tamunya The Eagles Crystal Palace berada dalam kondisi yang lebih baik.

Pasukan Roy Hodgson ini bertengger di peringkat enam, hasil dua menang dan sekali kalah. Salah satu kemenangannya diraih ketika menumbangkan Manchester United di Old Trafford dengan skor menyakinkan 1-3.

 

Prediksi

Chelsea diprediksi tidak akan mudah mendapatkan poin penuh di kandang. Beruntung dua pemainnya Christian Pulisic dan Hakim Ziyech bisa diturunkan yang akan menambah daya gedor the Blues.

Lawannya Palace, seperti biasa, akan tampil percaya diri dan lebih sabar untuk meladeni permainan lawan.

Taktik serangan balik yang kerap membuahkan gol akan menjadi andalan The Eagles. Apalagi lini belakang Chelsea di awal musim ini belum menunjukan penampilan yang solid. Dalam tiga pertandingan saja, The Blues sudah kebobolan enam kali.

Prediksi hasil akhir pertandingan, Chelsea akan menang tipis 2-1.

5 pertandingan terkhir Chelsea vs Crystal Palace di semua kompetisi.

- 10 Maret 2018- Chelsea 2-1 Crystal Palace

- 4 November 2018- Chelsea 3-1 Crystal Palace

- 30 Desember 2018- Crystal Palace 0-1 Chelsea

- 9 November 2019- Chelsea 2-0 Crystal Palace

- 7 Juli 2020- Crystal Palace 2-3 Chelsea

 

Perkiraan susunan pemain

Chelsea:  Mendy; James, Christensen, Silva, Chilwell; Kante, Kovacic; Mount, Havertz, Werner; Abraham

Crystal Palace: Guaita; Ward, Kouyate, Sakho, Mitchell; Townsend, McCarthy, McArthur, Eze; Ayew, Zaha

 

Sumber: ayobandung.com

Kasus Positif Masih Bertambah, Bogor Perbarui Kebijakan

 

Google.com

Di Kota Bogor kasus positif Covid-19 semakin meluas dan terus bertambah, dan saat ini Kota Bogor masih di zona merah. Hingga Jumat (2/10/2020), terdapat 25 pasien yang positif covid-19. Berbagai kebijakan pun dilakukan pemerintah untuk menekan angka kasus corona.

Atas tambahan tersebut, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor menjumlah total kasus positif menjadi 1.306. Kabar baiknya, 21 orang sembuh. Total sembuh pun menjadi 897 orang.

Sementara itu, pasien meninggal hingga saat ini 47 orang, dan pasien positif yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 362.

Kontak erat total sebanyak 2.143, selesai dikarantina 1.747, masih dikarantina 396.

Kasus suspek corona 2.694, bertambah 16 orang, sembuh 2.412, masih sakit 237, dan meninggal 45 orang.

Pada Minggu (27/9/2020), Kota Bogor mencatatkan rekor positif corona tertinggi dengan 60 kasus. Kasus tambahan positif didominasi oleh pasien yang berasal dari Kecamatan Cibinong 13 kasus, Parung 6, Tajur Halang 7, Caringin 7, Bojonggede 5, Ciawi 6, dan Kemang 4.

 

PSBB Proporsional Diperpanjang

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional di wilayah Bodebek (Kota Bogor, Depok, Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Bekasi) sampai 27 Oktober 2020.

PSBB secara proporsional kawasan Bodebek sendiri berakhir pada 29 September 2020.

Hal itu tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Jabar Nomor:443/Kep.575-Hukham/2020 tentang Perpanjangan Keenam Pemberlakuan PSBB secara Proporsional di Wilayah Bodebek Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19. Kepgub tersebut ditandatangani Kang Emil--sapaan Ridwan Kamil--pada Selasa (29/9/20).

 

WFH 50%

Wali Kota Bogor Bima Arya pada Selasa (29/9/2020) mengatakan, pihaknya akan memperketat protokol kesehatan di perkantoran. Salah satunya dengan menerapkan Work From Home (WFH) bagi karyawan.

Hal itu berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 yang meyebut perkantoran menjadi salah satu klaster tertinggi sebaran corona di Kota Bogor.

Tingginya sebaran Covid-19 di perkantoran itu, menurut Bima, menyebabkan munculnya klaster keluarga yang jumlahnya juga banyak.

Kemudian, karyawan yang memiliki penyakit bawaan dilarang beraktivitas di kantor. Hal ini disebabkan kelompok tersebut berdasarkan data, memiliki risiko kematian yang tinggi jika terpapar Covid-19.

 

Jam malam dilonggarkan

Batas aktivitas jam malam yang awalnya hingga pukul 20.00 WIB, kini dilonggarkan menjadi pukul 21.00 WIB.

“Kami menyepakati bahwa berdasarkan data, kita masih melihat adanya kebutuhan untuk membatasi aktivitas warga. Namun, sektor perekonomian harus terus berjalan dan tentunya dengan penerapan protokol kesehatan ketat,” ujar Wali Kota Bogor Bima Arya, Selasa (29/9/2020).

Pembatasan jam malam dilonggarkan sebab pihaknya melihat sudah mulai ada angka keseimbangan antara sektor ekonomi dan sektor kesehatan.

"Untuk itu, jam operasional kemudian disesuaikan menjadi jam 9 malam dari sebelumnya hanya jam 8 malam karena kita melihat minim angka terjadinya klaster dari unit-unit ekonomi seperti restoran, rumah makan, dan sebagainya. Karena itu kita bersepakat melakukan penyesuaian sampai jam 9 malam,” kata Bima.

 

Rencana Uji Coba Vaksin

Pemerintah pusat memilih Kota Bogor jadi satu dari dua tempat untuk pelaksanaan simulasi uji coba vaksin Covid-19. Lokasi uji coba di Kota Bogor direncanakan berada di Puskesmas Tanah Sareal.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku belum mengetahui penetapan Puskesmas Tanah Sareal sebagai tempat uji coba, namun dirinya mengaku siap.

“Saya belum tahu juga, tapi siap lah kalau ditunjuk. Berarti sudah punya perhitungan, sudah memenuhi kriteria,” ujar Bima kepada wartawan di restoran Rumoh Kupi, Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (1/10/2020).

Menurut Bima, jika Kota Bogor terpilih menjadi salah satu tempat uji coba vaksin Covid-19, ada beberapa hal yang harus disiapkan, yakni fasilitas kesehatan, alat kesehatan, serta lingkungan.

 

Sumber: ayobandung.com

BLT Lama Cair? Yuk Perhatikan Lagi Ketentuannya

 

Google.com

Sekira 2,4 juta pekerja sudah dipastikan gagal untuk menerima bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) Rp1,2 juta. Bisa terjadi karena data pekerjanya tak valid. Lalu, apa yang dilanggar peserta hingga akhirnya gagal menerima BLT Rp1,2 juta?

Ke-2,4 juta oekerja yang gagal menerima BLT itu berasal dari 14,8 juta nomor rekening yang dikumpulkan oleh BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek.

Direktur Utama BPJamsostek Agus Susanto menerangkan, dari 2,4 juta data pekerja tidak valid atau tidak bisa dilanjutkan ini karena ada yang tidak sesuai dengan persyaratan yang dimuat dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No.14 Tahun 2020 dan juga karena gagal melakukan konfirmasi ulang.

“Dari 2,4 juta ini, sekitar 75% karena tidak sesuai dengan kriteria Permenaker No.14 Tahun 2020. Di antaranya adalah upahnya di atas Rp5 juta, kemudian kepesertaannya tercatat di BPJS Jamsostek di atas Juni 2020. Ini ada 1,8 juta,” kata Agus dalam telekonferensi pers, Kamis (1/10/2020).

Sementara itu, 25% atau sebanyak 600.000 data dan nomor rekening yang tidak valid karena gagal melakukan konfirmasi ulang.

“Waktu kami lakukan validasi, tidak valid, kami kembalikan kepada perusahaan untuk dilakukan konfirmasi ulang atau perbaikan, namun hingga hari terakhir kemarin, gagal konfirmasi ulang. Akhirnya kami tidak menerima pengembalian dari koreksi tersebut," ujar Agus.

Agus pun menyampaikan hingga 30 September 2020 ada sekitar 12,4 juta data nomor rekening yang valid. Data ini dinyatakan valid setelah dilakukan validasi secara berlapis. Seluruh data calon penerima bantuan subsidi gaji tersebut pun sudah diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan untuk diproses lebih lanjut.

 

Seperti Apa Kriteria Penerima BLT?

Kriteria penerima BLT untuk pekerja dan buruh formal diatur dalam Pasal 3 ayat (2) Permenkaer No.14/2000. Berikut ketentuan yang diatur dalam beleid tersebut:

1. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan

2. Terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan yang yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan

3. Pekerja/buruh penerima gaji/upah

4. Kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2020

5. Peserta peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan gaji/upah di bawah Rp.5.000.000,00 (lima juta rupiah) sesuai gaji/upah terakhir yang dilaporkan oleh pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan

6. Memiliki rekening bank yang aktif.

 

Bagaimana Alurnya?

Kemudian, berikut ini alur pencairan BLT atau BSU pekerja dan buruh formal yang disarikan dari penjelasan Kemnaker.

Pertama: Perusahaan melalui bagian yang mengurus sumber daya manusia (SDM) mendata pekerja yang erdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, sekarang disebut BPJamsostek, dan memiliki gaji di bawah Rp5 juta per bulan. Bagian SDM atau human resources development (HRD) mengumpulkan nomor rekening para calon penerima.

Kedua: HRD mengirimkan data nomor rekening para calon penerima BLT pekerja kepada BPJamsostek.

Ketiga: BPJS Ketenagakerjaan melakukan validasi terhadap rekening calon penerima BLT pekerja dalam tiga tahap.

Keempat: Setelah tiga tahapan validasi selesai, data nomor rekening calon penerima BLT untuk pekerja diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan.

Kelima: Sesuai dengan petunjuk teknis penyaluran BLT untuk pekerja, Kemnaker memiliki kesempatan sampai empat hari untuk melalukan check list.

Keenam: Selesai check list, dana nomor rekening calon penerima BLT pekerja diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Ketujuh: Kemudian, KPPN menyalurkan BLT kepada bank penyalur yakni bank yang masuk menjadi anggota Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara).

Kedelapan: Bank Himbara lantas menyalurkan BSU ke rekening penerima secara langsung, baik itu rekening bank sesama bank Himbara, maupun rekening bank swasta termasuk BCA.

 

Sumber: ayobandung.com

Belum Cair? 5 Rekening Ini Tak Akan Dapat BLT

 

Google.com

Sambil menunggu BLT cair ternyata terdapat 5 kendala atau penyebab BLT Rp1,2 juta tidak masuk ke rekening Anda. Proses untuk pencairan bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp1,2 juta tahap 5 masih terus berlangsung. 

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mendapatkan 618 ribu data calon penerima dari BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, penyerahan data calon penerima BLT tahap 5 dilakukan dua kali.

Penyerahan data pertama pada 29 September 2020 Kemnaker mendapatkan 578 ribu data calon penerima. Lalu, pada 30 September 2020 tambahan data yang diterima sebanyak 40 ribu data calon penerima.

“Agar memudahkan proses dan simplifikasi data, kami anggap tambahan data tersebut sebagai bagian dari data tahap 5, sehingga totalnya sebanyak 618 ribu data penerima," kata Ida dalam telekonferensi pers, Kamis (1/10/2020).

Menurutnya, setelah seluruh tahap penyaluran ini selesai, penyaluran BLT termin 1 pun telah usai.

Selanjutnya, dalam waktu kurang lebih 2 pekan, Kemnaker bakal mengevaluasi pelaksanaan penyaluran subsidi upah termin 1 ini. Sementara itu, untuk penyaluran termin 2 direncanakan mulai diberikan pada akhir Oktober 2020.

Ida menambahkan, hingga saat ini data yang telah diterima oleh Kemnaker dari BPjamsostek sebanyak 12,4 juta orang.

“Dari data ini telah disalurkan bantuan kepada 10,7 juta penerima atau 92,48%. Sementara yang masih dalam proses pengiriman dari perbankan penyalur sebanyak 745 ribu orang. Seluruh proses ini dimulai sejak 24 Agustus 2020,” katanya.

Secara lebih rinci, BLT tahap I telah tersalurkan kepada 2,4 juta orang penerima atau sekitar 99,38% dari kuota penyaluran sebanyak 2,5 juta orang, tahap 2 tersalurkan kepada 2,9 juta orang penerima atau sekitar 99,38% dari kuota penyaluran 3 juta orang.

Sementara itu, tahap 3 tersalurkan kepada 3,4 juta orang penerima atau sekitar 99,32% dari kuota penyaluran 3,5 juta orang, dan tahap 4 tersalurkan kepada 1.8 juta orang penerima atau sekitar 69,18% dari kuota penyaluran 2,6 juta orang. Lalu, untuk tahap 5 saat ini masih dalam proses cek kelengkapan data.

Berdasarkan unggahan akun Instagram @kemnaker, ini 5 kendala yang menyebabkan BSU atau BLT Rp1,2 juta tak bisa segera dicairkan ke rekening ATM kalian.

Perhatikan baik-baik, ya.

“Cek Rekeningmu Yuk Rekanaker! Karena masih ditemukan berbagai kendala dalam penyaluran Bantuan Subsidi Gaji/Upah”

1. Rekening tidak sesuai nomor induk kependudukan (NIK)

2. Rekening yang sudah tidak aktif

3. Rekening Pasif

4. Rekening yang tidak terdaftar

5. Rekening telah dibekukan oleh bank

Oleh sebab itu, untuk mengatasi kendala belum cairnya uang BSU atau BLT ke rekening masing-masing calon penerima, kalian diminta memastikan rekening yang didaftarkan.

Kendala ini juga menjadi salah satu masalah yang menyebabkan subsidi upah untuk para pekerja bergaji di bawah Rp5 juta tak kunjung cair.

 

Sumber: ayobandung.com